Pencarian
Bahasa Indonesia
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
Judul
Naskah
Berikutnya
 

Akhiri Perang Tersembunyi Ini Maka Semua Perang Akan Berakhir, Raih Perdamaian Dunia yang Sejati dan Abadi, Bagian 5 dari 9

Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Kalian terus meminta saya untuk berbicara karena saya sudah lama tidak berbicara. Tuhan tak ingin saya berbicara lagi kepada kalian, sampai saat ini. Dan saya tahu jika berbicara, saya tak akan bisa menjelaskan banyak hal karena hati saya sangat hancur dan saya tidak punya cara untuk memperbaikinya. Tapi karena kalian terus meminta saya, jadi inilah saya. Saya memenuhi permintaan kalian karena kalian adalah murid-murid Tuhan saya dan saya berjanji untuk menjawab kalian sebisa saya. Sejak awal misi saya, saya telah menjawab banyak pertanyaan kalian: pertanyaan buruk, pertanyaan baik, pertanyaan kritik, pertanyaan pujian. Semua yang telah saya lakukan untuk kalian.

Jadi, ini adalah saat lain kita bersama dan saya menyampaikan hal-hal yang sebenarnya sudah kalian ketahui. Bahkan anak-anak, anak-anak kalian yang telah diinisiasi oleh saya, juga mengetahuinya. Jadi, sekadar pengingat untuk kalian. Tapi kalian meminta saya berbicara kepada dunia. Saya melakukannya. Saya masih melakukannya dalam tips hari ini, di beberapa berita, komentar berita harian, atau bocoran rahasia dari saya, dll. Meski hal-hal ini sangat membebani saya – menghabiskan energi saya, menghabiskan harta spiritual saya karena saya harus membayar karma atas bocoran tersebut. Salah satu alasan Tuhan tidak ingin saya berbicara lagi adalah karena saya membocorkan hal-hal yang seharusnya tidak saya bocorkan, tetapi saya tidak tahan lagi. Jika saya lebih lemah, saya pasti sudah membocorkan banyak hal lagi, dan mungkin saya akan dilarang selamanya. Atau mungkin hal-hal akan terjadi pada Supreme Master Television atau hidup saya.

Saat ini, sejumlah uang saya baru saja dirampok oleh bank atau oleh penyebab lain. Uang ini bukan untuk saya. Saya sebenarnya tidak butuh banyak untuk hidup. Saya tahu cara hidup sederhana dan hemat biaya. Saya tidak butuh rumah besar, atau apa pun, untuk tinggal. Saya tidak butuh mobil mewah untuk berkendara. Hanya saja, saya masih dirampok oleh hukum yang buta. Atau beberapa alasan. Dan saya masih memikirkan di mana lagi saya bisa mendapatkan ashram yang bagus untuk kalian. Tapi saya juga harus bertanya kepada Tuhan tentang itu. Uang apa pun yang saya peroleh, saya tak menganggapnya milik saya; itu milik Tuhan, jadi saya harus meminta izin. Meskipun saya berada di dalam Tritunggal, saya hanyalah bagian darinya. Tuhan Yang Mahakuasa adalah Sumber Utama dari segala Kebaikan, segala Berkah, segala Rahmat, segala Izin.

Tuhan telah menganugerahkan kepada kita kedamaian dan kehidupan yang nyaman dan penuh kasih sayang di Bumi. Namun, semua perang yang terus berlangsung di dunia kita telah membangun tembok yang kokoh dan tak tertembus di sekeliling kehidupan kita, di seluruh dunia, sehingga perdamaian tidak mudah terwujud. Sebagian tentu saja menetes turun, jadi kita memiliki banyak inisiatif dan aksi perdamaian yang berlangsung di seluruh dunia. Hanya saja masih ada beberapa perang lagi yang meletus dan berkecamuk di sekitar kita, karena terlalu banyak karma pembunuhan di dunia ini. Kita memutus diri kita dari Rahmat Tuhan, kecuali mereka yang diinisiasi ke dalam Metode Quan Yin oleh saya. Kebanyakan orang tidak melihat Surga, tidak mendengar apa pun dari Surga, dan tidak meningkatkan standar moral mereka. Banyak yang masih tergelincir, merusak diri mereka sendiri dan kesempatan untuk kembali ke Kebenaran, ke dunia Sejati, ke rumah-rumah besar yang telah Tuhan bangun untuk kita.

Kita hanya perlu berubah, dan itu sangat mudah. Jangan lagi membunuh darah daging kalian sendiri dan sesama kalian. Jangan lagi membunuh hewan sesama makhluk, sesama penghuni planet ini. Maka semuanya akan baik-baik saja, sempurna, bahagia dan penuh kebahagiaan, hampir seperti di Surga. Saya berjanji kepada kalian dengan segenap kehormatan, ketulusan, dan kejujuran saya.

Kalian, para murid, meminta saya memberi tahu orang-orang, para pemimpin – mereka akan mendengarkan. Itulah yang saya harapkan selama hampir empat dekade. Dan tidak banyak yang terjadi. Tentu saja kita memiliki murid, tetapi dibandingkan dengan populasi dunia, jumlah mereka sangat sedikit, sangat minim menurut perhitungan saya. Bukan berarti saya tidak ingin mengurus orang-orang ini, tetapi mereka menolak. Mereka justru pergi ke arah yang berlawanan. Menarik mereka kembali, itu tidak mungkin. Mereka harus memutuskan untuk kembali ke jalan yang benar. Mereka harus berbalik arah, karena jauh di dalam hati mereka, mereka mengetahuinya. Saya tak bisa memahami untuk mereka. Saya tak bisa memutuskan untuk mereka. Saya hanya bisa memberi tahu mereka dengan berbagai cara. Dan juga...

Maaf. Cuaca semakin dingin beberapa hari terakhir ini, jadi saya batuk lagi, tapi saya baik-baik saja. Saya baik-baik saja. Saya akan segera baik kembali. Jangan khawatir. Jangan khawatir. Baru saja, saya batuk karena duduk di luar wigwam. Saya pikir hari ini tidak berangin, dan tidak sedingin beberapa hari terakhir, tetapi tetap saja memengaruhi saya. Jika terlalu dingin, pernapasan kalian akan menggores paru-paru dan membuat kalian merasa sedikit sakit. Jadi, saya sudah kembali ke dalam wigwam, dan saya tidak akan batuk lagi. Jadi, maaf telah membuat kalian khawatir. Jika kalian khawatir, jangan, oke? Saya sudah jauh lebih baik dalam banyak hal. Saya juga terkejut, hanya hal-hal kecil yang terjadi setiap hari. Namun, itu adalah harga yang harus dibayar.

Saya hanya meminta para pemimpin paling berkuasa di dunia, pemimpin sekuler, duniawi, dan mereka yang disebut pemimpin religius: Bahkan jika kalian tidak mengerti tentang karma, bahkan jika kalian membaca Alkitab dan sutra-sutra, dengan telinga, mata kalian tertutup, berpura-pura tidak melihat bagian dari hidup yang penuh welas asih, berpura-pura tidak tahu bahwa karma itu ada, tapi kalian pasti tahu, jika kalian diperlakukan sebagaimana kalian memperlakukan yang lain, bagaimana perasaan kalian? Bagaimana perasaan kalian jika kalian adalah bayi yang tak bersalah dan tak berdaya di dalam rahim dan dicabik-cabik menjadi potongan-potongan oleh obat aborsi, atau diambil keluar potongan demi potongan oleh peralatan medis, atau mengalami rasa sakit yang menyiksa karena pil pembunuh, pil aborsi? Bagaimana perasaan kalian? Tidakkah kalian merasa takut dan kesakitan? Dan saya tak bisa menjelaskannya. Kalian tahu itu. Coba tempatkan diri kalian di posisi janin itu, di posisi bayi itu, maka kalian akan mengetahuinya.

Photo Caption: “Menyambut KEHIDUPAN dengan Semangat dan Rasa Syukur”

Unduh Foto   

Tonton Lebih Banyak
Semua bagian (5/9)
Tonton Lebih Banyak
Video Terbaru
Berita Patut Disimak
2026-02-18
77 Tampilan
35:03
Berita Patut Disimak
2026-02-18
6 Tampilan
Kata-kata Bijak
2026-02-18
62 Tampilan
Antara Guru dan Murid
2026-02-18
90 Tampilan
Berita Patut Disimak
2026-02-17
535 Tampilan
Berita Patut Disimak
2026-02-17
213 Tampilan
Kata-kata Bijak
2026-02-17
347 Tampilan
Berita Patut Disimak
2026-02-16
6784 Tampilan
Bagikan
Bagikan ke
Lampirkan
Mulai pada
Unduh
Mobile
Mobile
iPhone
Android
Tonton di peramban seluler
GO
GO
Aplikasi
Pindai kode QR, atau pilih sistem telepon yang tepat untuk mengunduh
iPhone
Android
Prompt
OK
Unduh