Pencarian
Bahasa Indonesia
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
Judul
Naskah
Berikutnya
 

Pembebasan dan Penyelamatan Nyawa: Pilihan dari Tulisan Chatral Sangye Dorje Rinpoche (vegetarian), Bagian 2 dari 2

2026-01-31
Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Mari kita lanjutkan dengan “Kata-kata Nasihat” oleh Chatral Sangye Dorje Rinpoche, yang menekankan pentingnya menghargai kehidupan manusia ini dan menggunakannya untuk mencapai peningkatan spiritual.

Kata-kata Nasihat

“Peluang menemukan keberadaan manusia adalah satu banding seratus.” Sekarang setelah kamu menemukannya, jika kamu gagal mempraktikkan Dharma yang luhur, bagaimana mungkin kamu berharap menemukan kesempatan seperti itu lagi? Oleh karena itu, sangat penting bagi kamu untuk memanfaatkan situasi yang kamu miliki. Anggaplah tubuhmu sebagai pelayan atau alat untuk mengantarmu ke sana kemari, jangan biarkan tubuhmu berdiam diri bahkan untuk sesaat pun; Gunakan dengan baik, sehingga seluruh tubuh, ucapan, dan pikiran tergerak berbuat kebajikan.

Kamu mungkin menghabiskan seluruh hidup hanya untuk mengejar makanan dan pakaian, Dengan usaha keras dan tanpa mempedulikan penderitaan atau perbuatan jahat, Namun ketika Kamu meninggal, Kamu tak bisa bawa barang satu pun bersamamu – renungkan baik-baik. Pakaian dan sedekah dibutuhkan untuk membuatmu tetap hidup adalah semua yang kamu butuhkan. Kamu mungkin menyantap hidangan terbaik berupa […] daging dan alkohol, Namun semuanya berubah menjadi suatu yang najis keesokan paginya, Dan tidak ada lagi yang tersisa dari itu semua. Maka puaslah dengan bekal yang cukup untuk bertahan hidup dan pakaian sederhana, dan Jadilah pecundang jika menyangkut makanan, pakaian, dan percakapan.

Jika kamu tidak merenungkan kematian dan ketidakabadian, tidak akan ada cara untuk mempraktikkan Dharma secara murni, praktik akan tetap menjadi sebuah aspirasi, yang terus-menerus ditunda, Dan kamu mungkin merasa menyesal pada hari kematian tiba, tetapi saat itu sudah terlambat! Tidak ada kebahagiaan sejati di antara keenam golongan makhluk, Tapi jika kita pertimbangkan penderitaan tiga alam rendah, Maka, ketika kamu merasa sedih hanya dengan mendengarnya, bagaimana mungkin kamu akan mengatasinya ketika kamu mengalaminya secara langsung? Bahkan sukacita dan kesenangan dari tiga alam atas pun Bagaikan makanan lezat yang dicampur racun – Nikmat di awal, tapi dalam jangka panjang jadi penyebab kehancuran. Terlebih lagi, semua pengalaman kesenangan dan penderitaan ini tidak disebabkan oleh siapa pun kecuali diri kamu sendiri. Hal itu dihasilkan oleh tindakan kamu sendiri, baik dan buruk. Begitu kamu mengetahui ini, krusial bagimu bertindak semestinya, tanpa campur aduk apa yang harus diadopsi dan ditinggalkan.

Jauh lebih baik untuk hilangkan keraguan dan kesalahpahamanmu, dengan mengandalkan petunjuk dari guru kamu yang berkualifikasi, daripada menerima banyak ajaran berbeda dan tidak pernah menindaklanjutinya. Kamu mungkin tetap berada di tempat yang sunyi, terisolasi secara fisik dari dunia, Tapi gagal melepaskan kekuatiran biasa, dan, dengan keterikatan dan kebencian, Berusaha untuk mengalahkan musuhmu sambil memajukan kepentingan teman-temanmu, Dan melibatkan diri dalam segala macam proyek dan transaksi keuangan. Tidak mungkin ada yang lebih buruk dari itu. Jika kamu kekurangan kekayaan kepuasan dalam pikiranmu, Kamu akan berpikir kamu butuhkan segala macam hal tidak berguna, dan akhirnya menjadi lebih buruk daripada orang biasa, Karena kamu bahkan takkan mampu melakukan satu sesi latihan pun. Jadi, fokuskan pikiranmu untuk bebas dari kebutuhan akan apa pun. Kekayaan, kesuksesan, dan status hanyalah cara untuk menarik musuh dan iblis. Para praktisi yang mencari kesenangan dan gagal mengalihkan pikiran mereka dari urusan duniawi memutuskan hubungan mereka dengan Dharma yang sejati. Berhati-hatilah agar tidak menjadi keras kepala dan kebal terhadap ajaran-ajaran tersebut. Batasi dirimu hanya pada beberapa aktivitas dan lakukan semuanya dengan tekun. Jangan biarkan pikiranmu menjadi gelisah dan resah, Duduklah dengan nyaman di tempat duduk di kabin retretmu, Inilah cara paling pasti untuk memperoleh kekayaan seorang praktisi Dharma.

Kamu mungkin tetap mengasingkan diri selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun, tetapi jika kamu gagal membuat kemajuan dalam keadaan pikiranmu, kemudian, ketika kamu ceritakan kepada semua orang tentang semua yang telah kamu lakukan selama waktu yang begitu lama, bukankah kamu hanya membual tentang semua kesulitan dan kemiskinanmu? Semua pujian dan pengakuan mereka hanya akan membuatmu bangga. Menanggung perlakuan buruk dari musuh adalah bentuk pertapaan terbaik, tetapi mereka yang membenci kritik dan terikat pada pujian, yang bersusah payah menemukan semua kesalahan orang lain, sementara gagal menjaga pikiran mereka sendiri, dan yang selalu mudah tersinggung dan pemarah, pasti akan membawa kerusakan pada samaya pada semua rekan mereka, Jadi selalu andalkan kesadaran, kewaspadaan, dan kesungguhan hati nurani. Di mana pun kamu berada, baik di tempat yang ramai maupun di tempat yang sunyi, Satu-satunya hal yang kamu perlu taklukkan adalah lima racun pikiran Dan musuh sejatimu sendiri, delapan kekhawatiran duniawi, Tidak ada yang lain. Baik itu dengan menghindarinya, mengubahnya, menjadikannya sebagai jalan, atau menyelidiki esensinya, metode mana pun yang paling sesuai dengan kemampuanmu.

Tidak ada tanda keberhasilan yang lebih baik daripada pikiran yang disiplin. Inilah kemenangan sejati bagi pejuang sejati yang tidak membawa senjata. Ketika kamu mempraktikkan ajaran sutra dan tantra, bodhicitta altruistik berupa aspirasi dan penerapan sangatlah penting, karena hal itu terletak pada akar dari Mahāyāna itu sendiri. Memiliki ini saja sudah cukup, tetapi tanpanya, semuanya hilang. Kata-kata nasihat ini diucapkan di hutan tersembunyi Padma, Di tempat bernama Kunzang Chöling, Di pertapaan atas sebuah lahan terbuka di hutan, oleh pengemis tua Sangye Dorje. Semoga itu membawa kebajikan!
Tonton Lebih Banyak
Video Terbaru
Antara Guru dan Murid
2026-02-04
441 Tampilan
35:05
Berita Patut Disimak
2026-02-03
1 Tampilan
Berita Patut Disimak
2026-02-03
403 Tampilan
Jejak Budaya Di Seluruh Dunia
2026-02-03
1 Tampilan
Veganisme: Cara Hidup Mulia
2026-02-03
1 Tampilan
Antara Guru dan Murid
2026-02-03
733 Tampilan
Bagikan
Bagikan ke
Lampirkan
Mulai pada
Unduh
Mobile
Mobile
iPhone
Android
Tonton di peramban seluler
GO
GO
Aplikasi
Pindai kode QR, atau pilih sistem telepon yang tepat untuk mengunduh
iPhone
Android
Prompt
OK
Unduh